Satu Kata Memori

                       Satu Kata Memori
Satu kata yang yang masih tersusun rapi dalam memoriku
Waktu kita ada dalam rasa yang sama
Di saat dua hati senada dalam kata cinta
Sampai sanubari pun sulit untuk melangkah
Engkau yang selalu kupuja dan kudambakan
Karena telah menghadirkan senyuman dalam hari-hari

Tapi memori itu terasa tergores
Di saat sanubari menerima kabar akan perpisahan
Suasana yang begitu hampa
Membuat sanubari sulit untuk menerima kenyataan 
Engkau yang telah mewarnai
Engkau yang telah menghadirkan suasana cengkrama yang candu
Kini telah menodai memoriku

Goresan luka yang mendesak di dada
Akan kabar yang tak berujung
Sanubari yang dulu di penuhi dengan senyuman
Kini harus menerima suasana kelam yang menjadi sebuah kenyataan
Biarkanlah sanubari itu pergi dengan membawa segudang luka yang telah engkau berikan.









Komentar