Dureng
Dureng
Situasi yang penuh dengan suasana Bungkam
Yang menghadirkan beribu-ribu hampa di pikiran
Yang mengalirkan sejumlah kedinginan dalam sanubari
Yang membatasi rasa bercengkrama
Yang menghadirkan rasa keluh dan kesal
Pikiran melayang tanpa arah
Sebab sanubari penuh dengan salju yang mengalir
Yang mengundung api demi kehangatan
Sebab selimut dan tidak mampu menghalaunya
Namun apalah daya musim sudah menjemput
Hati dan sanubari pun tak mampu menjerit
Sebab kehadirannya sudah befundasi
Yang tak tergoyahkan
Komentar
Posting Komentar